Senin, 22 Juni 2009

Sebuah tulisan singkat sang maestro motivasi Mario Teguh yang sangat saya sukai ..
Susunan kata-kata beliau begitu menggelitik jiwa .. coba deh rasakan sensasinya ...
semoga bermanfaat ...


Apakah keberanian itu?

Keberanian adalah kesediaan untuk melakukan yang 'meskipun'.
Saya tidak menggunakan kata 'kekuatan', tetapi 'kesediaan'; karena …

Bagi orang yang kuat - kekuatan adalah sesuatu yang biasa
Dan bagi orang yang ikhlas - kesediaan adalah juga sesuatu yang wajar.
Hanya bagi orang yang lemah - kekuata
n itu mengagumkan
Dan hanya bagi orang yang masih menghitung - keikhlasan itu mengherankan.

Dengannya

Anda hanya sekuat kesediaan Anda untuk melakukan yang wajarnya tidak akan dilakukan oleh orang lain.

Berikut adalah beberapa contoh yang bisa Anda teruskan pada keadaan Anda sekarang:

Seorang yang berani, bersedia melakukan sesuatu yang penting bagi kecemerlangan hidupnya, ...

Meskipun dia belum berpengalaman
Meskipun dia tidak memiliki uang untuk itu
Meskipun banyak orang meragukan kesempatan keberhasilannya
Meskipun telah banyak orang gagal dalam upaya yang sama
Meskipun sama sekali tidak ada jaminan
Meskipun sebetulnya dia sangat ketakutan
Dan ….
Meskipun lebih mungkin baginya untuk gagal.

Keberanian adalah kesediaan untuk melakukan yang 'meskipun'.

Dengannya,
Keberanian tidak ada hubungannya dengan kepandaian, pendidikan, umur, kematangan, pengalaman, perhitungan, feasibility study, analysis and projections, jaminan, ramalan dukun, nasib dan peruntungan, agama, keyakinan, ras atau suku, tahyul, harta dan modal, bank guarantee, katabelece, relasi, koneksi, mertua yang kaya, dukungan, persetujuan, bantuan, bakat, ketampanan dan kecantikan, nama besar, warisan, wangsit, wisik, mimpi baik atau buruk, infotainment, denger-denger, demam, kesurupan, kedutan, atau geringgingan.

Keberanian - tidak ada hubungannya dengan itu semua.

Mohon Anda yakini,

Keberanian adalah kesediaan untuk melakukan yang 'meskipun'......................

Please enjoy the process.

Terima kasih dan salam super,


Mario Teguh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar